pemilu sudah dekat, so what … ?

resolusi pasca pemilu …

entaskan kemiskinan

swasembada pangan

penguatan ekonomi kerakyatan

keberpihakan kebijakan pada rakyat

de el el …

ini semua apaan sih,

janji janji sampah buat memimpin

(emang enak yah jadi pemimpin?)

malah kebanyakan yang memimpin itu orang-orang miskin

miskin ilmu

miskin amal

miskin hati

miskin harta

miskin gaya

miskin kuasa

miskin dah pokoknya

eh bukannya hati, ilmu dan amalanya yang diperkaya,

malah hartanya, gayanya, omongan bull fuckin shitnya yang diperkaya

lupa ame janji2nya

sementara kita harap2 cemas menanti kiamat diantara pre kiamat negeri ini

so help me God, help us God

One Response to “pemilu sudah dekat, so what … ?”

  1. Mustaneer Says:

    Salaamun ALayk,
    ijin nulis ya Pak. Sekedar tambahan editorial yg Bapak release. Boleh ya Pak, Terima Kasih.

    Klo membaca tulisan diatas saya teringat Sabda Nabi Muhammad SAW :

    “Akan datang kepada kalian masa yang penuh dengan tipudaya; ketika orang-orang akan mempercayai kebohongan dan mendustakan kebenaran. Mereka mempercayai para pengkhianat dan tidak mempercayai para pembawa kebenaran. Pada masa itu, ruwaibidhah akan berbicara.” Mereka bertanya, “Apakah itu ruwaibidhah?” Rasulullah berkata, “Ruwaibidhah adalah orang-orang bodoh (yang berbicara) tentang urusan umat.” (HR Ibnu Majah dari Abu Hurairah ra.).

    apa yang disebut Rasullah SAW. itu mirip dengan masa kita sekarang, terutama dalam dunia politik kita—penuh tipudaya dan kebohongan. Muncullah ‘politisi salon’ yang dikemas agar bercitra positif. Dalam iklan politik dengan biaya ratusan miliar, sang politisi karbitan dikemas tampak full senyum, digambarkan merangkul rakyat, membela rakyat, prihatin terhadap rakyat; tak lupa ditutup dengan kata-kata menarik penuh tipuan: ‘hidup adalah perbuatan’, ‘there is a will, there is a way‘, ‘save our nation‘, dan slogan indah lain yang menipu.
    Padahal semua tahu, mereka sesungguhnya tidak pernah memihak rakyat. Bagaimana dikatakan memihak rakyat, saat BBM naik, sang politisi dengan dukungan kelompok liberalnya malah membuat iklan satu halaman penuh di media masa nasional yang isinya mendukung penuh kenaikan BBM. Padahal naiknya BBM nyata-nyata telah menyengsarakan masyarakat. Mereka bicara ’save our nation’, padahal justru selama ini mereka menjual negara ini (sell our nation).

    Rasulullah SAW. memperingatkan kita dalam masa penuh tipudaya itu muncul ruwaybidhah: orang-orang bodoh yang berbicara tentang urusan umat. Na’ûdzubillâh. Mereka disebut orang-orang bodoh bukan karena pendidikan mereka rendah. Mereka bodoh karena mengatur urusan rakyat berdasarkan sistem Kapitalisme yang jelas-jelas tidak akan pernah mensejahterakan rakyat. Sistem Kapitalisme justru memiskinkan rakyat dan menjadi penyebab dirampoknya kekayaan alam kita. Namun, mereka justru mempraktikkan sistem bangkrut ini.
    Kebodohan mereka juga tampak jelas ketika mereka menyerahkan urusan rakyat ini kepada asing dan bergantung kepada asing. Padahal sudah jelas-jelas negara asing itu adalah negara imperialis, penjajah, dan perampok nyata. Mereka dengan rela tunduk diatur oleh IMF dan Bank Dunia. Mereka patuh bahkan bangga saat diberikan utang luar negeri. Padahal nyata-nyata utang itu membebani negara dan membuat negara itu gampang didikte oleh asing. Demi IMF, mereka ngotot mengurangi subsidi kepada rakyat dan menjual kekayaan alam dengan alasan privatasi. Mereka memberikan jalan seluas-luasnya kepada asing untuk menjajah negara ini.

    Wallahualam bishawab. 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: